Kebakaran Gunungan Sampah di TPA Sarimukti
Bandung Barat, (TGN) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran KBB, Siti Aminah Anshoriah mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada Senin siang. Pemadam kebakaran dari pos wilayah terdekat lalu merapat ke lokasi kejadian. “Jadi kita terima laporannya tadi jam 13.30 WIB, kemudian meluncur ke lokasi petugas dari Poswil Cipatat. Penanganan langsung dilakukan, tapi kondisi api sudah membesar,” ujar Siti saat dihubungi. Api melahap gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hingga Senin (21/8/2023) malam, api masih berkobar.
Berdasarkan informasi pengelola, api pertama kali muncul pada Sabtu (19/8/2023), kemudian sempat padam, namun titik api kembali muncul dan masih berkobar sampai saat ini.
“Area yang terbakar lumayan luas, namanya kan sampah (mudah terbakar). Api memang masih membesar dan masih penanganan sampai sekarang,” tutur Siti. nArea yang terbakar, kata Siti, lumayan luas. Beberapa hektare area yang terbakar itu membuat pihaknya menerjunkan lagi petugas pemadam kebakaran dari Poswil Padalarang dan Cikalongwetan. Penanganan dilakukan dengan penyemprotan menggunakan air dan melokalisir area kebakaran agar tak semakin meluas. “Jadi area yang terbakar itu sebetulnya ada di belakang, jadi penanganan sekaligus melokalisir juga. Tapi kita lakukan secara hati-hati,” tutur Siti. Kendala yang dihadapi dalam penanganan selain karena tumpukan sampah yang mudah terbakar, karena area yang terbakar berada di atas dan di bagian belakang.
Sementara itu, satu unit alat berat di TPA Sarimukti turut terbakar akibat peristiwa tersebut. “Kita terjunkan juga alat berat di zona kebakaran, untuk membuat parit di sekitar titik api untuk mencegah api meluas,” ucap Riswanto.
Saat ini pihaknya turut membantu pemadam kebakaran memadamkan kobaran api dengan membuat saluran di sekeliling api. Hal itu dilakukan agar api tak makin meluas. “Area yang terbakarnya sekitar 1 hektare itu ada di zona 4 yang memang sudah tidak difungsikan karena sudah overload,” ucap Riswanto. Riswanto mengatakan titik api ada di zona empat yang saat ini tidak difungsikan. Berdasarkan perkiraan, luas area di TPA Sarimukti yang terbakar mencapai satu hektare lebih. (WP/OR/Profi Ubud D- TGN-002)**
