Tim Kemedikbud RI Menyetujui Perubahan Nama Dari Sekolah Stamford Menjadi GPS Bandung
Bandung (TGN),- Sekolah Global Prestasi School (GPS) yang sudah eksis dan terkenal di wilayah Bekasi dan Jakarta Timur, kini mengembangkan sayapnya di Bandung, tepatnya di daerah Dago Atas, Kota Bandung. Persekolahan yang mencakup jenjang TK & PAUD, SD, SMP dan SMA merupakan Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK) di Bandung ini telah disetujui dan didukung tim dari Kemedikbud RI untuk berubah nama dari Sekolah Stamford menjadi Sekolah Global Prestasi School (GPS), Kamis, 3-11-2022. Tim dari Kemedikbud RI yang dipimpin oleh Katman, SPd,MPd itu menyatakan persiapan Sekolah Global Prestasi School (GPS) sebagai SPK sudah sangat baik dan siap untuk menerima peserta didik baru guna menuntut ilmu yang berwawasan global, berkarakter kuat dan setiap siswa bisa seluruhnya mencapai prestasi sesuai dengan potensi masing-masing.

Andreas Indarto, Ketua Yayasan yang menaungi Global Prestasi School Bandung, menyatakan “Di Global Prestasi School, kami percaya bahwa setiap anak punya potensi yang besar untuk dikembangkan. Pendidikan itu tidak hanya berbicara dari sisi kognitifnya saja, tapi juga dari emosi dan karakter mereka.” Sekolah GPS berdiri di atas lahan seluas 2,6 hektare dengan sarana dan prasarana pendidikan yang lengkap dan memadai. Dengan ekspansi ini, pihaknya ingin membawa apa yang telah dibangun dan diterapkan di Bekasi ke Bandung. “Yakni semangat menempuh pendidikan yang berwawasan global dalam lingkungan yang beragam namun tetap harmonis, mengunggulkan Empowering Global Education with Harmony in Diversity School.” kata Andreas. Sekolah GPS berada di komplek perumahan Allegro Altura Complex yang rimbun dan sejuk.
Bernadetha Sutanti,SPd.,MSi selaku Deputy Academic Director dan Kepala SMA GPS Bandung, menyatakan “Sekolah GPS mengusung pendidikan karakter, moral, agama, budaya, seni, olahraga dan teknologi. Kehadiran GPS di Bandung menawarkan pendidikan berkualitas tinggi yang holistik, tidak hanya menekankan pada aspek pencapaian akademis semata, namun juga pendidikan karakter, moral, agama, budaya, seni, olahraga, teknologi dan lain-lain. Siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, inovatif, berwawasan global, disiplin, toleran, menghargai kebhinekaan, nasionalis, mampu berpikir kritis dan menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner).” Dilaporkan bahwa sejak keberadaan GPS Bandung terpublikasikan di Bandung, maka antusias masyarakat untuk menyekolakan anak-anaknya ke sekolah yang bermutu, berwawasan global dan berprestasi dengan biaya terjangkau, mulai berdatangan dan saling mengajak teman-teman komunitasnya. (Timlipsus-TGN-041122)**
