Pelita Jaya berhasil “hancurkan” Prawira Bandung di lanjutan IBL 2025.

Bandung (TGN) – Sabtu (15/3) menjadi malam yang menyakitkan bagi PrawiraFamily dan Prawira Bandung, dimana Pelita Jaya Jakarta tampil bagus dan superior berhasil merebut kemenangan atas Prawira Bandung dengan skor meyakinkan, 83-66, di C-Tra Prawira Arena, Bandung. Kemenangan didepan hadapan PrawiraFamily ini membuat Pelita Jaya kembali masuk zona playoffs, tepatnya di peringkat ketujuh, dengan rekor 8-2.
Big Match di pekan kedelapan antara Prawira Bandung (7-4) melawan Pelita Jaya Jakarta (7-2) berjalan sangat sengit sejak tip-off. Tuan rumah mampu unggul lebih dulu dengan skor 20-16 di kuarter pertama dimana mereka menerapkan permainan yang cepat dan memanfatkan Fastbreak yang dimotori oleh Yudha Saputra (8) ini, selain itu Defence Prawira berhasil membuat Pelita Jaya hanya mencetak 16 Points saja.
Akan tetapi sepeti halnya film film bernuasana Plot Twist, momentum di Q1 hanya satu satunya team Prawira bisa unggul di game ini, Q2 datang bagi kubu tim tamu di sisa tiga menit kuarter kedua. Mereka bangkit dan membalikkan keadaan dengan skor 45-34 saat turun minum.
Game kali ini juga menjadi kembalinya Norbertas Giga (12) setelah absen dua laga, yang dimana diprediksi tampaknya cukup membantu Prawira untuk menghadapi gempuran Pelita Jaya di bawah ring. Giga mencetak lima poin di kuarter pertama, namun yang lebih penting adalah membantu dalam rebound, baik offensive maupun defensive.
Prawira juga memasukkan dua tembakan tiga angka yang membuat mereka unggul dari tim tamu. Meskipun begitu performance Norbetas Giga juga belum semaksilmal dari yang diharapkan oleh PrawiraFamily dan publik basket Kota Bandung.
Hal yang cukup menarik ialah setelah sempat tertinggal 16-20 di kuarter pertama, Pelita Jaya bener bener mengubah defense mereka di kuarter kedua. Coach Ahang (Johanis Winar) benar benar menempatkan M. Arighi untuk menjaga ketat Yudha Saputera, yang dimana tadinya hanya Zone Defence berubah menjadi Man to Man defence, ditambah dengan Double Team and Trap defence agar aliran bola Prawira kacau.
Hasilnya, Pelita Jaya berhasil membalikkan keadaan dan tidak pernah lagi bisa dikejar oleh Prawira. Kuarter ketiga dan keempat praktis menjadi milik Pelita Jaya dengan keunggulan 20-17 dan 18-15.
K.J. McDaniels (32) menjadi top-score bagi Pelita Jaya dengan mencetak 23 poin, 15 rebound, dan lima assist. Brandon Jawato membukukan 16 poin, lima rebound, dan tiga assist. Sedangkan James L. Dickey III (2) sangat kuat dalam pertahanan dengan tambahan 17 rebound, delapan poin, dan empat assist.
Dari semua pemain dalam roster Pelita Jaya kali ini, hanya Reggie Mononimbar dan Harits Prasidya yang tidak mencetak poin. Meski keduanya mendapatkan menit bermain.
Dari kubu Prawira De Vaughn Washington mencetak 16 poin, delapan rebound, dan dua assist. Norbertas Giga yang kembali setelah absen dua laga mencetak 13 poin, delapan rebound, dan empat assist. David Nuban menyelesaikan malamnya dengan kontribusi 10 poin.
Dengan kekalahan ini, Prawira menderita kekalahan beruntun untuk pertama kalinya di IBL GoPay 2025 dan juga pertama kalinya di Era Coach David Singleton menjadi headcoach dari Prawira Bandung, dan Ini juga menjadi kekalahan kelima dalam 12 laga yang sudah dijalani Prawira. Mereka kini menduduki peringkat keempat dengan rekor 7-5.*** (UBD-DVD-MRL/IBL-P001).
